Mencari bagian bocor pada instalasi pipa air bersih
Masalah bocor pada instalasi air bersih memang kelihatan sederhana, tapi kalau di lihat secara ekonomi ataupun kenyaman sangatlah mengangu dan merugikan kita.
Bocor dapat terjadi pada pipa instalasi air bersih kapan saja. Entah itu karena pipa pecah atau karena sambungan mulai tak rapat lagi. Kondisi ini tentu dapat membuat air bersih terbuang percuma, sehingga penggunaan air jadi boros, dan tagihan penggunaan air pun meningkat.
Untuk mengetahui adakah kebocoran pada pipa instalasi, lakukan proses sebagai berikut:
- Tutup seluruh kran air, dan amati meteran air. Jika indikator penunjuk aliran air masih terus berputar, maka bisa dipastikan ada kebocoran pada instalasi air. Bisa jadi pada sistem perpipaan atau pada kran air atau kloset.
- Jika instalasi air menggunakan pompa bertekanan, amati kerja pompa. Jika pompa tiba-tiba bekerja, maka kemungkinan besar juga telah terjadi kebocoran pada instalasi air bersih.
Bocor pada kran dan kloset lebih mudah diketahui, karena kasat mata. Yang agak sulit adalah mencari titik kebocoran pada sistem perpipaan. Mencari titik bocor pada pipa lebih mudah dilakukan jika pipa instalasi disalurkan lewat bagian atap rumah dan dinding. Titik-titik lembap pada dinding atau atap patut dicurigai. Perbaikan pun bisa segera dilakukan.
Lain halnya jika, pipa instalasi ditanam pada bagian dasar atau di bawah lantai. Kondisi ini menyulitkan kita mencari titik yang bocor. Rembesan air tidak akan nampak pada lantai, karena air langsung merembes ke dalam tanah. Jika hal ini terjadi, maka sebaiknya buatlah instalasi air bersih yang baru melalui bagian atap dan dinding rumah. Langkah ini lebih mudah, murah, dan cepat dibandingkan jika harus membongkar lantai.
sumber : berbagai sumber
Comments off



